KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.5





Saat memutuskan untuk berhijrah 4 bulan lalu, ekonomi kami masih berantakan, bahkan untuk keperluan sehari-hari pun sangat kurang,karena uang lebih banyak untuk menyelesaikan kewajiban2 kami. Suatu hari saya hanya pegang uang 3 ribu rupiah, susu si kecil habis, dikulkas pun tak ada apa-apa kecuali beras..Saya keadaan sakit.
Suami posisi diluar kota, malam saya sholat berdoa, beristighfar, bersholawat memohon pertolongan Allah sampai saya ketiduran, yakin Allah tak kan membiarkan kami kelaparan. Jam 2 malam terbangun ada SMS masuk, ada saudara jauh mengabarkan bahwa ia kirim uang 500 ribu untuk berobat saya.padahal saya tak pernah cerita tentang kesulitan saya pada beliau, katanya dia dengar tentang saya dari saudara dekat saya. Sujud syukur pada Allah... Nangis..Rezeki itu datangnya tak terduga, tak di sangka. Allah Maha Mengetahui apa yang saya butuhkan.
Siangnya pas saya beres2 di belakang tau2 ada susu satu dus di atas meja ruang tamu, susu untuk si kecil, tanpa pernah saya tahu siapa yang memberi.tetanggga pun saya tanya tak ada yang tahu. 
Fabiayyi alaa irobbikumatukadzibaan.... Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Makin yakin bahwa hanya Allah sebaik-baik penolong dan pelindung.
Allah akan memberikan rezeki yang tak disangka sangka bagi hamba-Nya yang bertakwa.
Subhanallah,...Alhamdulillah,... Allahuakbar.

Dan inilah kisah do'a do'a yang dikabulkan.



Ceritanya aku ikut test CPNS Lamsel di 2014 kemaren dapet test dibulan desember 2014, masih inget banget yang daftar 12 ribu lebih sedang formasi yang disediakan 146, formasi yang sesuai dengan ijazahku ada 3. Dari awal pendaftaran, lihat jadwal test, lokasi test sampai proses pelaksanaan test semua online dan transparan, bahkan tiap hari koran selalu menyediakan info nama peserta dengan nilai tertinggi. Jumlah soal 100, terbagi atas TKP, TIU dan TWK. Nilai sempurna 500. kebetulan aku update terus dan dihari pertama langsung deg2an sering lihat nilai tertinggi 406 namanya gak asing, coz adek tetanggaku di Unila. Nahh tinggi banget. Klo dikabupaten beda 350 aja dah gede. Agak lemes juga. Tapi, tetap berpikir optimis, tetep ikhtiar belajar bareng Evilia harus Sukses, Echa Danbie Csst shalat hajat juga tahajud. Akhirnya pada saat test aku pasrah ngerjainnya. test TKP Alhamdulillah pede ngerjainnya, TIU pede, eh waktu lihat soal TWK rasanya pengen nangis lebih banyak yang gak tau nya dari yang yakin jawabannya betul. Aku inget itu sambil gemeteran tangan ngeklik dan mulut ini komat kamit ngebaca doa "Ya Allah,sungguh bila Engkau berkenan menolongku maka siapa yang bisa mengalahkanku, namun bila Engkau mengabaikanku maka siapakah yang bisa menolongku?" Ntah berapa puluh kali doa tsb terlontar dari mulutku. ketika di klik selesai aku shock.. Masya Allah nilai TWK ku lebih besar dari nilai TIU. Padahal aku lebih pede ngerjain TIU ketimbang TWK.. Subhanallah sungguh pertolongan Allah diluar nalar manusia dan sungguh terjadi, akhir total skorku 374 keluar dari tempat test beberapa teman menyalamiku dan mengucapkan selamat karena nilaiku tertinggi ke2 di sesi itu. Antara seneng, bingung dan takjub aku tersenyum dan bergegas pulang. 406-374 jauh bener pikirku, rasa tak PD untuk tembus CPNS terus mengusikku,lagi2 kupasrahkan dan kuulangi doaku di setiap shalatku "Ya Allah jika Engkau berkenan menolongku maka siapa yang bisa mengalahkanku, namun bila Engkau mengabaikanku maka siapa yang bisa menolongku" Tak disangka 6 januari 2015 malam beberapa teman menelpon mengucapkan selamat, setelah ku cek ternyata aku lulus Cpns urrtan ke3 dalam formasi yang kuambil. Alhamdulillah..semua berkat pertolongan Allah SWT.



Diantara doa dan pertolongan Allah yang berkesan buatku adalah kejadian 10 tahun lalu.
Saat itu, ortu sudah mendesak untuk segera menikah dan sudah berencana menjodohkan saya dengan seorang polisi, teman ibu sekantor. 
Tapi hati saya kurang sreg. Meski sempat ada pada titik apa pasrah saja menerima pilihan ortu, tapi satu sisi hati tidak bisa. Karena saya yang akan menjalani.
Saya tetep berdoa memohon pertolongan Allah. Dan saya sms seorang teman ngaji waktu dikampus. Saya ceritakan keadaan saya. Dan dia berjanji akan menanyakan kepada suaminya, apa ada temannya yang belum menikah.
Alhamdulillah, melalui perantara teman saya itu dan suaminya, saya bisa melalui proses taaruf. Yang berkesan, saat kami bertukar data. Kami menuliskan sebaris kalimat yg sama.
"Tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah."
Akhirnya setelah melalui segala lika liku, april dia khitbah dan kami menikah di bulan juli. 
Cerita belum selesai disini. Bulan mei, calon suami memilih keluar kerja. Padahal itu saat2 genting. Saya tidak menyampaikan kepada ortu kondisi ini, kami sama2 berusaha dan berdoa memohon yang terbaik. Alhamdulillah, tanggal 2 juli dia mulai kerja di tempat yang baru, hanya 5 hari sebelum pernikahan kami. 
Dan saya juga diterima mengajar di sebuah sekolah dasar, di kota nya. Waktu itu kami masih belum tahu, siapa yang akan mengikuti siapa. Alhamdulillah dengan begitu kami bisa berkumpul dan tidak berjauhan pasca menikah.
Doa yang juga Allah dengar dan berkesan. Waktu kelahiran anak ke dua. Prediksi dokter, dia akan lahir tgl 9. Pagi itu, baru tgl 5, saya elus elus perut dan bicara dengan bayi dalam kandungan. "De, klo mau lahiran hari ini ya. Tgl 5 bln 5." Alhamdulillah berasa siang dan magrib dia lahir dengan mudahnya. Sungguh suatu pertolongan Allah Yang Maha Kuasa.



SADAR RIBA DENGAN VIDEO YOUTUBE MAS SAPTUARI

Saya kenal Anti Riba dari Ustadz Samsul Arifin. Dimana kenalnya ? Karena pekerjaan saya tiap hari online tentunya di youtube. Setelah searching di youtube munculah Bahaya Riba ( Saptuari ). Mas Saptuari menjelaskan RIBA dengan gaya yang unik, humoris hampir semua video youtube semua saya tonton. Langsung saja cerita berawal di sebuah Bengkel TV LCD LED di Jl. Pemuda Depok Jawa Barat. Saya tahu bisnis di sini di bangun dari hutang bank. Aset Tanah dan mobil pun jadi jaminan pinjaman. Mungkin ini seperti teori KIMIA Benda padat yang mudah di cairkan adalah BPKB, Sertifikat Tanah dll. 
Posisi sebagai Marketing dan Admin Online saya berharap metode sumber pemodalan berikutnya bisa berubah dari konvensional RIBA ke yang halal. Saya sudah berusaha membantu BOS Alhamdulillah berhasil mencari 2 Investor. Total 50 juta dengan pembagian hasil sekian % buat pemodal dan pengusaha. Namun tidak cukup sampai di situ saya berharap si BOS bisa meninggalkan segala bentuk sumber pemodalan RIBA. Ternyata 2 hari kemudian Si BOS malah datang kiriman 3 KTA ( KREDIT TANPA AGUNAN). Hadeuh malah jadi begini. Mau negur atau memberi nasehat posisi sebagai bawahan tidak sanggup terucap. Dalam hati semoga diberi hidayah supaya kembali ke jalan benar. 

 
KTA pun berlalu dan masih di gunakan 1-3 bulan dari cerita ini saya buat. Belum habis cerita KTA datang 3 orang dari salah satu BANK Nasional fotoin Bengkel, Sparepart dll. Saya mendapat bagian mencetak data penjualan dan laba rugi selama 3 bulan terakhir. Dalam hati wah ini mau ambil pinjaman lagi nih. Ternyata usut punya usut si BOS ambil pinjaman 100 juta lagi. Rencana uang tersebut untuk sewa RUKO yang lebih gede dari yang di tempati sekarang. Wah sebagai teman dan pegawai saya tidak mau usaha ini terjebak dalam kenikmatan RIBA yang semu. Akhirnya saya dapat jurus SAKTI bagaimana menyadarkan orang tanpa memberi nasehat langsung. Karena saya tinggal di rumah si BOS, setiap hari saya pas kerja dan pulang kerja puter video Mas Saptuari tentang RIBA di youtube. Yah... mau dengar atau gak silahkan yang penting sadar hehehe. Saya inget pas hari minggu BOS rapat kalo rencana mau ambil uang 100 juta. Besok hari senin semua aktifitas di serahkan ke saya. Saya sudah menyiapkan semua berkas untuk di bawa ke Jakarta hari senin. Anehnya pas senin pagi hari di rumah, 
saya Tanya “ BOS hari ini ke Jakarta jam berapa? 
BOS : Gak jadi..
Saya : kenapa ?
BOS : Ya belum siap syarat2nya.
Tanpa nanya lagi langsung masuk mobil, di dalam mobil biasanya yang terdengar musik SKA dan REGGAE berganti Tausiyah Mas Saptuari tentang RIBA dan kewirausahaan. HEHEHE dalam hati tobat2..x. Pagi sampai bengkel briefing setelah salam yang terdengar pertama kali adalah Mulai hari ini, jam ini, detik ini saya akan meninggalkan semua bentuk RIBA. Pengajuan yang hari ini cair 100 juta saya cancel. Saya mohon bekerja lebih serius dan jujur Semoga bisa sewa ruko tanpa RIBA. Serentak “ ALHAMDULILLAH”. Terima Kasih Mas Saptuari sudah menginformasi dan menginspirasi saya dan BOS. Sekarang lagi tahap pindah RUKO baru DP belum bisa membayar full dengan batas sampai Tgl 20/02-2017. Semoga dapat tambahan dana entah dari mana sumbernya tanpa RIBA. Selalu optimis dan berdoa tidak ada hal yang mustahil kalo Allah mengijinkan. Yang Maha membolak balikan hati manusia menuju jalan pulang. Amin.

Besok batas pembayaran... tgl 20/02-2017 Uang sudah terkumpul namun masih kurang. Alhamdulillah dengan ijin Allah pemilik Toko mau menerima uang yang terkumpul. Masih memberi waktu sampai akhir bulan. Mohon doa semoga jalan meninggalkan RIBA Lancar. Amin.





Assalamualaikum
.

Mungkin cerita saya belum ada apa-apanya. ketimbang cerita2 mengharu biru lainnya.
Semoga pengalaman hidup ini bisa jadi pelajaran terbaik untuk semua.

Mmm... Dan saya bingung mau cerita dari mana 
😅

Lulus SMA saya kembali ke Kota dimana saya besar, hari itu tiba2 ada dua orang teman datang untuk menjemput untuk ikut ke acara reuni kecil²an SD. Akhirnya saya bertemu dengan teman² lama. Memang ada satu orang yang saya sudah lama sukai, Dan berjuta rasanya saat bertemu lagi. 

Singkat cerita kami berteman.
Saya anak pertama dari 5 bersaudara, saya berasal dari keluarga menengah bahkan Jadi kebawah karena krisis moneter melanda. Hutang dimana² saya Dan adik-adik butuh biaya untuk sekolah. Tiba-tiba ayah saya menyembunyikan sesuatu, bahwa ayah telah tertipu sekian juta. Yang rasanya saat itu hanya tersisa 200 ribu untuk keperluan rumah tangga Dan biaya sekolah.
Saat itu teman saya itulah yang menjadi senderan untuk saya berkeluh kesah. Saya mulai jauh dengan Ibu, karena sepertinya ibupun stress dengan keadaan rumah tangga. 
Hari-hari saya lalui dengannya, hingga akhirnya saya hanya bisa kuliah D1, sedangkan dia mengambil studi S1, timpang sekali.
Beberapa Kali saya suka datang ke rumahnya, dan tidak hanya sekali saja sakit hati yang saya rasakan. Tapi ah.. biarlah... Asalkan anaknya masih bisa Jadi sandaran saya. Hingga suatu hari Secara blak-blakkan, bapaknya dari teman saya itu bercerita tentang kakak sepupunya yang (maaf) bujang tua. Rupanya beberapa minggu lalu dia sempat melihat saya Dan tertarik. Sang bapak akhirnya berkata "kamu anak pertama? Sama kakak saya juga dia orangnya pekerja keras, usahanya dimana - mana (intinya materilah yang disebutkan) gimana??mau gak sama kakak saya? Daripada sama anak saya, kuliah aja belum selesai"
Itulah awal-awal ortunya mulai blak-blakkan agar anaknya mencari Calon istri Dari keluarga kaya.dan apalah saya... Kuliah saja baru sampe D1.
Tapi itu jadi awal saya untuk mencari uang.
Keadaan dirumah tidak lebih baik, ayah Dan Ibu berantem setiap waktu. Hingga ketika adik kedua Dan ketiga Mau Ujian nasional Ibu meminta untuk bercerai, Dan saya mengagalkannya
Teman saya bilang "bagaimana saya bisa mempertahankan kamu Di depan kedua orang tua saya kalo ortu kamu saja bercerai."
Saya faham, saya mengerti, intinya tidak ada yg membanggakan yg saya miliki. Saya stress...
Kami sering berdebat,hingga akhirnya saya Tau dia dengan orang lain. 
Dan disaat bersamaan, Ibu pergi kerumah orangtuanya, kami berlima tinggal dengan ayah Dan saya dalam keadaan stress.
Hati rasanya sakit bukan main, tiap waktu saya hanya bisa menangis, hingga sayapun keluar dari tempat kerja karna sudah terlalu sering bolos. Padahal bisa dibilang saya pekerja yg disiplin.
Dari situ saya sering pulang malam, keluyuran Di mall2... Cari kerja sampingan hanya untuk melipur Lara. Sampai dirumah saya hanya bisa menangis lagi. Betapa hancurnya, rusaknya,stress Dan depresi. Tapi Di dalam hati saya berkata " ya Allah... Saya tidak ingin terus menerus seperti ini. Apakah iya.. laki-laki yang baik hanya untuk wanita yg baik? Ya Allah...Apakah saya pantas untuk meminta laki-laki yg baik? Saya lelah."
Kami seperti anak ayam kehilangan induknya. Adik pertama Karena sesuatu yg tidak bisa disebutkan menikah. Lalu bercerai ditinggal kabur suaminya. Dia pun stress Dan mencari pelampiasan. 
Menikah lagi Dan kejadian Hal yg sama terulang. 
Adik laki-laki yg hanya seorang diri sering pulang malam. Melampiaskan ke Dunia Musik scream. 
Adik bungsu saat itu kelas 6 Sd mulai terlihat introvert Dan tidak percaya diri.
Intinya adik pertama Dan kedua melangkah lebih dahulu untuk menikah. 

Terbayangkah apa kata orang?
"Kakaknya kuliah S1, Tapi belum nikah2 malah udah dilangkah sama dua adiknya"
"Undangan siapa ini? Kamu yg nikah?" Ohh bukan kamu... Cakep2 koq gak laku"
Miris... Terluka hati hingga mencapai titik sedalam2nya.
Menangis Dan menangis. Hingga saya dapat tawaran menjadi istri ke dua beberapa laki-laki. Aahhh rasanya rendah sekali diri ini. Belum tentu bisa Adil dalam semua aspek. Saya tolak
Saya pahami Betul kata-kata orang tua dan teman saya dulu " cari jodoh itu dilihat bibit,bebet,Dan bobotnya" 
Saya kalah Di materi, jauh sekali. 
Terngiang ngiang selalu juga bahwa laki-laki yang baik hanya untuk wanita yg baik pula. Ya Allah...
Pantaskanlah diriku. Keluhku
Hingga saya diajak teman saya untuk datang ke suatu seminar tentang jodoh.
"Mungkin cintamu terlalu besar terhadap manusia sehingga Allah cemburu, Dan mungkin Allah punya rencana lain dari rasa sakit itu. Timbulkanlah rasa cintamu kepada Allah lebih hebat dari rasa cintamu kepada makhluk"
Saya resapi betul-betul.
Saya bertekad Dan saya yakin saya perempuan baik-baik Dan saya pantas unt laki-laki yg baik juga.
Saya mulai shalat fardhu (tidak bolong-bolong), menangis Di sepertiga malam, berpuasa berharap Allah memaafkan dosa-dosa besar yg sering saya lakukan
"Ya Allah.. maafkan hamba.. ampuni segala dosa besar yg selalu hamba lakukan. Berikanlah kesempatan. Biarlah hamba mencoba membangkitkan kembali apa yg sudah hancur. Hamba ingin memulai dari awal lagi. Berkali-kali jatuh bangun. Hingga rasanya tak ingin lagi hidup. Berikanlah jalan-Mu ya Allah, tuntunlah kembali hamba-Mu ini ke Jalan yg benar. Kirimkanlah hamba jodoh yg shaleh,yg bisa memperbaiki akhlak sikap, Jadi imam Bagi hamba Dan keluarga. Hanya hambalah yg bisa merangkul adik-adik hamba. 
Maka bisa dikatakan saya memulai kembali ke titik 0
Ayah Dan Ibu sudah menikah lagi, kami berlima Di rumah dengan. Satu keponakan dari adik pertama.
Ayah jarang sekali pulang, Dan jarang sekali meninggalkan uang. Sedangkan gaji saya hanya seberapa. Tidak cukup untuk membiayai sekolah 2 adik, makan,bayar kuliah dll. Hingga pernah terucap kata-kata kasar ke ayah " kalau ayah hanya bisa peduli dengan anak-anak Tirii ayah, jangan salahkan kami Kalo ayah tua nanti tidak ada satupun anak ayah yg mau menemani ayah tua".
Ahh lupakan sejenak kedua orangtua,
Saya mulai mendekati adik2 satu per satu.belajar Berkomunikasi dengan baik, meminta adik laki-laki agar tidak pulang pagi karna ikut band scream karna sudah Mau ujian. Saya dekati si bungsu yg Suka menyendiri Di lapangan sebelah rumah, yang kerjaannya hanya mencorat coret Lantai lapangan, Dan Mau masuk kerumah saat waktunya tidur saja. Saya ajak bicara Dan menyarankannya untuk ikut organisasi osis Di sekolahnya. saya pun mulai bekerja kembali Di tempat dahulu saya pernah bekerja, alhamdulillah Karena boss nya sangat tahu sekali saya spt apa beliau bisa menerima saya kembali (sebenarnya memang beliaulah yg meminta saya kembali bekerja disana, alhamdulillah Allah memudahkan segalanya) 

Allah pun mendekatkan yg jauh dimata, dia teman sekolah saya juga dulu. Tapi entah bagaimana prosesnya dia melamar saya. Ketika saya sudah "pesimis" tidak akan menikah.
Dia laki-laki sederhana namun Allah menjadikannya luar biasa.
Kami pun menikah
Soal ayah Dan Ibu saya ajak adik-adik semua untuk mendoakan yg terbaik unt mereka. Agar bisa saling langgeng dengan pasangannya masing².
Dan Allah memberi kado bahagia untuk adik laki-laki saya, dia diterima Di Salah satu Univ negri dengan beasiswa. Alhamdulillah.
Si bungsu aktif Di sekolahnya. 
Adik saya yang pertama menikah untuk me Tiga Kali nya. Insya Allah ini yang jodoh terbaik yg Allah kirim untuknya
Sungguh entah sudah KM keberapa sekarang, Allah memudahkan segalanya 
Sujud syukur Dan haru karna pada akhirnya saya tidak terjerembab jauh Dan lebih jauh dari Allah.
Keluarga kami perlahan-laham membaik. Ayah Ibu mulai akur jika berpapasan ketika sama-sama terjebak saat nendngin cucu.
Kini cucunya sudah 4 

"Allah memantaskan hamba-hamba-Nya yang mau memantaskan diri Di hadapan-Nya"

*Mohon maaf banyak yg tidak diceritakan disini karna rasanya tidak pantas untuk dituliskan Dan takutnya berefek tidak baik.
Semoga saya Dan keluarga Kecil ini Masih tetap istiqomah. Dan yg sudah terjadi.. ya terjadilah.
Yang buruk terlewati. Semoga sekarang bisa bebas dari hutang Dan riba
Suami pun makin sayang Dan ridha Aamiin.

Dan inilah kisah do'a do'a yang dikabulkan

Baca juga kisah yang lainnya KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.6

Postingan terkait: