KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.31





kisah sukses melawan kanker payudara dan terlepas dari jeratan hutang riba.

Assalamualaikum,,
Bismillah, kisah hidup saya dimana harta seperti rumah, mobil, habis semua. Berawal pada tahun 2015 awal ketika itu ada benjolan di payudara kiri saya waktu itu hanya sebesar kelereng selama beberapa bulan saya diam karena saya takut merepotkan suami dan keluarga yang kala itu memang kondisi ekonomi sedang sulit. Setahun sudah berlalu saya berobat ke alternatif tapi tidak ada perubahan sama sekali, waktu itu benjolannya sudah menjadi besar, karena sudah timbul rasa sakit saya menyerah dan bilang ke suami dan keluarga klo saya ada benjolan, waktu itu dipikiran saya semua orang juga pasti akan mati, diobati atau tidak klo sudah takdir Allah saya meninggal ya meninggal, itu yang ada dipikiran saya. Terus karena saya lelah lebih khusyu saya berdoa sama Allah, ya Allah klo memang saya ditakdirkan sehat kembali berilah saya petunjuk apa pun caranya berikan kemudahan ya Allah. Tidak lama dari situ saya periksa ke dokter bedah, dan saya dirujuk ke dokter Onkologi (bedah tumor) di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Waktu itu saya baru daftar Bpjs karena untuk meringankan biaya perawatan. Untuk yang pernah berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, untuk mendapatkan ruangan rawat inap itu pasti tau, antri sekali malah ada yang sampai 4 bulan belum dapatnya ruangan. Januari 2016 saya daftar antri ruangan rawat inap karena saya harus operasi tumor di payudara waktu itu. Subhanallah, Alhamdulillah Allah Swt serba memudahkan jalan nya untuk saya, hanya menunggu 1,5 bulan saja untuk dapatkan ruangan itu.

Dan ketika di Rumah Sakit pun saya mendapatkan keluarga baru dari sesama pasien karena semua baik semua kepada saya, karena saya di RS hanya ditunggu oleh adik saya saja, sehingga mungkin karena kasian atau apa, pasien 1 ruangan yang banyak dikunjungi orang kan suka banyak makanan, nah mereka membaginya sama saya dan adik, Alhamdulillah memang rezeki Allah Swt selalu datang disaat kita membutuhkan bukan apa yang kita inginkan. Ketika saya sakit tumor menurut saya itu adalah anugerah dari Allah Swt, karena Allah Swt memberikan kesempatan saya sewaktu di rumah sakit fokus sholat, berdoa setiap saat sama Allah Swt itu nikmat menurut saya, tapi lebih nikmat bila kita dalam keadaan sehat loh teman2.

1 minggu di rawat akhirnya saya dapat jadwal operasi, waktu itu operasi jatuh di awal april 2016 (saya lupa tanggalnya), pada saat mau operasi di telinga saya terus terngiang terus sholawat Astagfirullah Robballbaroya.  Sholawat itu terus yang terngiang di telinga kanan saya. 5 jam operasi berlangsung, ternyata saya diputuskan oleh dokter 1 payudara saya diangkat, umur saya terhitung masih muda 30 tahun, tapi saya sudah ikhlas jika itu terjadi, karena ridho suami saya, Insya Allah dan Alhamdulillah saya tidak merasa down saat itu. Setelah selesai operasi, saya teringat bermimpi atau kah bukan saya berada di suatu tempat penuh dengan rumput hijau ada pepohonan juga disana, cuaca nya adem ga panas, ada angin sepoi2, disitu saya lihat ada seseorang yang memakai pakaian berwarna putih diseberang sebuah jembatan. Terus saya bilang saya mau kesitu dong, saya lambaikan tangan ke orang tersebut dan bilang kamu kesini dong anter saya kesitu, tapi diseberang sana bilang saya ga bisa kesana dan kamu juga belum boleh masuk kesini. Dari situ saya udah ga ingat apa2 dan setelah sadar ada diruangan pemulihan.

Sesudah di ruangan rawat, saya koq ngerasa ada di mana itu ga bisa menyimpulkan apa2. Tapi sekarang saya tau mungkin Allah Swt menjawab doa saya, Allah Swt ingin saya sehat, dan memberi kesempatan lagi untuk merawat anak tunggal saya yang sekarang sudah berusia 6 tahun. Alhamdulillah. Setelah beberapa hari pasca operasi dokter membaca hasil operasi payudara saya, Alhamdulillah saya negatif cancer, tumornya termasuk jinak, jadi saya tidak melakukan kemo atau radiasi, hanya cek up2 saja. 1 lagi nikmat dan kebesaran yang Allah Swt kasih untuk saya.

Allah Swt memberi saya Ujian setelah sakit Setelah pasca operasi, suami saya terlilit hutang, mungkin untuk biaya sebagian operasi kamar. Karena yang saya tau sudah beres2 saja ketika menyelesaikan administrasi RS. Tapi sungguh suami mampu melakukan apa saja dari uang pinjaman asal bisa bayar RS. Setelah pulang saya baru tau klo suami ditagih sama orang, saat itu suami pun resign dari pekerjaannya disamping sudah lelah kerja di tempat itu sepertinya. Saya berdoa sama Allah, ya Allah tolong suamiku, tolong bayarin lunas hutang2ku, hutang suamiku, ya Allah apapun jalannya, jangan lama2 ya Allah, bulan depan uangnya harus udah ada, gitu saya minta sama Allah. Akhirnya bulan berikutnya setelah saya minta sama Allah, saya kira Allah bakal kasih saya uangnya ya dari mana ajalah, tapi Allah kasih jalan lain yang saya tidak duga, tiba2 orang yang nagih utang kesuami meminta mobilnya untuk dia membayar hutang tersebut, tapi suami bilang ini masih cicilan pak, tapi dia terima. Ya rab makasih 1 beban sudah di beri jalan oleh Engkau ya Allah, tapi masalah belum berakhir, rumah yang saya tempati itu masih cicilan KPR, suami sudah ga kerja, gimana bayar nya, padahal cicilan yang masuk sudah lumayan lama. Saya berdoa lagi sama Allah, ya Allah mohon bantu aku dan suamiku,berilah petunjuk apa yang harus hamba lakukan supaya beban rumah bisa teratasi dan kebetulan waktu itu disaat sulit saudara ipar saya menagih hutang 8 juta waktu itu, sungguh disaat sulit semakin sedih kala itu. Tapi tiba2 terbersit dipikiran saya untuk menjual rumah itu. Subhanallah rumah itu terjual hanya dalam jangka waktu 1,5 bulan saja, sungguh Allah baik sekali sama saya. Saya berdoa sama Allah, ya Allah klo memang ini kehendak-Mu, harta saya habis yang penting saya ingin lunasin hutang2 saya dan suami. Saya ikhlas ya Allah, karena sesungguhnya harta, jiwa dan raga saya milik-Mu ya Allah, saya ikhlas ya Rab.. Ketika saya diberi sakit, saya memang memutuskan untuk menyerahkan semua sama Allah, sampai akhirnya harta benda saya habis. Sisa dari penjualan rumah saya bikin usaha warung sembako di rumah ibu, karena setelah rumah terjual saya tinggal bersama ibu.

Alhamdulillah warung saya rame, Subhanallah setelah harta benda habis, suami saya makin dekat sama Allah, sholat 5 waktunya ga pernah bolong, Alhamdulillah, semakin baik dan tidak pelit sama saya dan anak meskipun hidup dari hasil warung, tapi makan untuk keluarga, bayar listrik, biaya sekolah tercukupi, apakah ini yang dinamakan berkah dari Allah Swt? Ketika suami kerja dulu dan bisa dikatakan mampu rasanya tidak seperti sekarang, khilaf kami ya Rab. Dan sekarang saya bantu suami jualan seblak dan Alhamdulillah suami support dan seblak pun larisss. Alhamdulillah.


Hikmah yang saya ambil, bahwa hidup ini apapun yang terjadi jalankan saja, karena baik atau buruknya itu semua kehendak Allah Swt, harta benda, jiwa, raga, anak semua titipan jadi kapan pun Allah Swt mau ambil, ya bisa kapan saja Allah ambil, Kepada siapa2 saja yang Allah kehendaki. Ujian yang kita hadapi dimata kita buruk, mungkin Allah memberinya untuk kita baik untuk kelangsungan hidup kita. Sepertinya disaat kita berdoa kita harus detail bilang sama Allah, biar Allah cepet mengabulkan doa kita. Alhamdulillah, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah Swt. Makasih semoga Allah Swt mengabulkan doa2 yang lainnya. Amiin. Dan Inilah kisah nyata doa yang dikabulkan Allah.









Cara agar terlepas dari hutang riba.

Saya mengenal riba dari Fb, sekitar bulan september tahun lalu, bodohnya saya, dulu saya berfikir rentenir itu hanya yang memberi pinjaman yang dosa, Allah ingin saya bersih dari riba ketika saya tau dosa riba, usaha mulai surut, angsuran saya 1 juta 200 ribu, usaha saya avalan, kirim karton bekas ke pabrik kertas, anak laki2 saya kuliah dan yang satunya lagi masih SD, usaha sepi, sedang angsuran harus dibayar, belum lagi bayar kuliah, puncaknya desember, masih bisa ngangsur tapi modal udah habis, awal januari hidupku seperti di neraka, bertengkar dengan suami setiap hari. Aku menikah sudah 25 tahun dan ini, musibah ini yang terberat, aku melakukan riyadhoh 40 hari, dr Ustadz Yusuf Mansur, ketika masalah pada puncaknya itu aku sudah melewati 40 hari Riyadhoh, tambah putus asa, kok kayaknya do'a gak diijabah sama Allah, januari sudah gak bisa bayar angsuran, ada panggilan dari bank, ya sudah dihadapi saja, terus bertengkar lagi sama suami, akhirnya saya benar2 pasrah,Ya Allah yang terbaik menurut kehendak-Mu. Anaku memutuskan untuk berhenti kuliah dan mencari kerja. Dan dia menyuruh kami menjual motornya untuk bayar hutang kami, rasanya dunia runtuh, gak tega rasanya ingin mati saja, kalau kita punya masalah dan anak2 ikut merasakan. Duh ya Allah, anak saya ikhlas asalkan kami tidak bertengkar terus, sambil menangis anak laki2ku itu menangis, aku masih tidak bisa menerima keputusannya berhenti kuliah dan lagi motor itu dibeli dari hasil uang bagi warisan neneknya, kami semua menangis, aku suamiku, anaku. Allah Maha Kuasa, dalam proses menjual motor, pertolongan Allah datang, ada orang memberi kami barang (karton bekas) untuk kami kirim ke pabrik, pembayaranya setelah kami kirim. Saya sangat heran, lalu pertolongan lain datang anakku bertemu temannya dan mengatakan jangan berhenti kuliah, pindah ke universitas lain saja yang lebih murah bayarnya, walaupun tidak sebagus universitasnya dia mau, yang penting cari ilmu katanya. Ya Allah, sesudah kesulitan ada kemudahan, ada pelajaran dari musibah ini, kami sebenarnya sangat "ngeman" motor untuk anak saya itu (motor ninja) dan kami bangga anak kami bisa kuliah. Ya Allah ampuni kami yang lalai, ketika ikhlas melepaskan, Allah akan memberi pertolongan, mohon do'a ya jual motor masih proses, sudah ada beberapa orang yang nawar semoga jadi, senin anakku mulai mengurus pindah kuliah, tapi yang pasti minggu ini suami full kerja, gak nganggur lagi, tadi pagi juga ada yang telpon minta kartonya diambil. Alhamdulillah, meskipun masih proses bersih dari riba, tapi kami sudah tidak bertengkar lagi, ujian kali ini adalah usaha yang lancar ini suami bilang, kalau minggu depan pengiriman lancar terus, bisa bayar angsuran bulan januari dan februari ini, tapi saya ingatkan suami, motor tetep dijual lo ya, azab Allah itu pedih katanya, iya udah deal harganya cuma disuruh nunggu orang yang beli jual motornya, uangnya gak cukup. Alhamdulillah semoga Allah memberi kemudahan, jangan menyayangi sesuatu, jangan membanggakan sesuatu apapun itu,Ya Allah kami hijrah.





Doa agar terhindar dari razia polisi.

Ini benar2 terjadi dan saya alami sendiri singkat cerita saya pulang dari kota naik sepeda motor dengan anak perempuan dan ponakan saya sampai di tengah jalan tiba2 ada operasi gabungan waktu saya sudah panik karena pertama SIM saya gak punya STNK lupa gak bawa uang di dompet tak ada pula, keponakan saya bilang aduh gimana bulek ini ada polisi soalnya dia tau saya gak punya SIM waktu itu lalu saya berhenti sebentar dari jarak yang tidak jauh dari polisi pertama berhenti saya suruh anak saya sholawatan terus seraya saya berdoa semoga pak polisi nggak melihat saya seraya terus saya bersholawat saya kemudian melanjutkan perjalanan bismillah ya Alloh lindungi hamba semua kendaraan didepan saya dihentikan dan dimasukan ke terminal timbang dimana disitu ada meja yang banyak petugas sibuk mencatat semua kendaraan dari kiri kanan saya dihentikan tapi entah mengapa tak satupun petugas dari ujung hingga akhir tak ada yang memberhentikan sepeda motor saya dengan heran ponakan saya bilang loh kok gag dicegat ya bulek dalam hati saya ya bingung ini kebetulan apa memang Alloh mendengar doa saya, sombong saya jawab petugasnya temen bulek semua wkwkwkwk...Alhamdulillah saya bisa lewati begitu banyak petugas hingga lolos dari operasi gabungan. setelah itu saya langsung mengurus SIM sehingga tidak ketakutan lagi berkendara tapi harus tetap selalu berdoa.





Kisah berhenti ikut asuransi karena takut dosa riba.

Saya  mulai mengikuti facebooknya mas saptuari, seperti sebuah do'a saya yang terkabulkan oleh Allah, saya selalu berdo'a sama Allah, " ya Allah jauhkan saya dari riba dan jauhkan saya dari yang haram2". Dan kebetulan sebelum saya ketemu facebook mas saptuari saya udah gabung di sebuah Asuransi dan saya rajin ikutin postingan mas saptuari dan disitu saya tau kalau Asuransi termasuk Riba dan saya pikir jalur dan aturan2 di Asuransi ini bener juga. Saya ucapkan Astaqfirullah saya ada dijalan salah, langsung tak omongin ke suami tapi suami menolak. Suami bilang jangan dek, berapa uang kita yang hilang, saya bilang " bang ngak apa2 uang segitu hilang, yang penting kita meninggalkan jalan yang Allah tidak suka", tapi bulan berikutnya suami masih setoran dan pas kebetulan saya lagi baca Alqur'an saya baca Artinya kalau Allah tidak menyukai yang nama nya riba saya makin nyesek, saya nangis, ya Allah, bukakan pintu hati suami saya ya Allah, agar suami saya mau keluar dari Asuransi ini ya Rabb. selesai saya berdo'a langsung tak temui suami lagi.

Dan Alhamdullilah banget Allah lunakan hati suami saya untuk mundur, hari itu juga kami putuskan untuk keluar dari Asuransi walaupun kami harus kehilangan puluhan juta uang kami, tapi saya yakin Allah akan datangkan rezeki dari Arah yang tak terduga, ternyata selesai kami putuskan keluar dari Asuransi, hidup kami dan uang kami bener2 terasah berkah.
Walaupun suami kadang2 suka mengingat2 uang yang hilang, saya jadi sedih walaupun sudah berbagai cara untuk memberikan dia semangat tapi saya maklumin karna suami bener2 orang yang sangat tekun dalam berusaha dan kebetulan yang kekeh pengen gabung di Asuransi dulu memang saya sendiri tapi dengan penuh keyakinan dan saya selalu minta sama Allah, ya Allah berikan saya bisnis yang engkau ridhoi dan suami saya ridho, gimana supaya saya bisa juga buat suami saya senang dan Alhamdullilah Allah kabulkan lagi do'a saya, saya coba bikin cemilan dari ubi, Alhamdullilah sudah lumayan peminatnya dan saya kasih nama dengan serundeng ubi ajo paris.
Ajo itu panggilan suami saya karena kebetulan suami orang padang pariaman.
Alhamdullilah suami saya sepertinya bangga dan langsung bilang begini, enak bisnis begini aja ya dek dari pada Asuransi2 ngak jelas dah gitu riba Lagi. Alhamdullilah akhirnya legaa hati saya.

Di cerita saya ini, tidak hanya satu do'a yang terkabulkan. Tapi banyak banget, terima kasih mas saptuari sudah banyak memberikan ilmu2nya pada kami, saya yakin,orang2 yang bisa ketemu mas saptuari itulah manusia2 pilihan Alllah..





Yakin kepada pertolongan Allah SWT.

Bismillah doaku terkabul ndak lama,Kisah ini terjadi 2 tahun yang lalu.
Waktu itu saya ada kerja sama dengan sistem bagi hasil, singkat cerita baru berjalan 2 minggu uang sudah diminta dikembalikan alhasil saya panik luar biasa akhirnya uang yang tersisa saya kembalikan tersisa 500 ribu dari total yang diinveskan ke saya, setelah 1 minggu kemudian minta dilunaskan smentara saya belum ada uang. Dia sms ke saudara saya intinya minta tolong sampaikan ke saya untuk segera dilunasi sisanya, tapi dengan cara yang kurang baik yang membuat saya sedih.

Pada saat itu pikiran kacau akhirnya saya coba ambil wudhu pakai mukenah seperti orang mau sholat (kebetulan lagi cuti sholat karena datang bulan) waktu itu lalu saya berdoa.
"Yaa Allah meski saya lagi tidak sholat ijinkan hamba untuk berdoa memohon kepada-Mu berikan jalan keluar atas masalah hamba ini, hamba sudah ditagih sisa kekurangan uang invest tetapi tidak bisa bayar, hamba butuh uang 500 ribu saja untuk bayar hutang yang sudah ditagih mohon berikan jalan keluar terbaik entah dari mana saja dan bagaimana caranya yang penting halal terserah Engkau yaa Allah" Aamiin. Itulah doa yang saya panjatkan waktu dhuha setelah selesai pasrah walau masih ada rasa takut di sms lagi dengan nada yang kurang enak.
Subhaanaallah esok harinya ada yang datang borong baju senilai 1,7 juta nilainya lebih dari yang dari yang dminta. Sujud syukur tiada terkira, ini pengalaman yang paling membekas sampai hari ini dan keyakinn akan kepasrahan terhadap Allah SWT atas segalanya membuat saya semakin mantap hanya Allah Yang Maha Segalanya tiada yang lain. Dan Inilah kisah doa yang dikabulkan Allah.








Baca juga kisah yang lainnya KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.32

Postingan terkait: