KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.30





Bismillahirrahmanirrahim,
kejadian ini saya alami tahun 2015 tepat nya di bulan desember. pada saat itu saya baru saja lulus SMK dan mengambil kuliah kelas karyawan, sejak saat lulus SMK saya sibuk mencari kerja kesana sini, kirim lamaran pos sana sini karena saya ingin punya penghasilan sendiri dan bisa membiayai kuliah sendiri, namun selama beberapa bulan saya belum juga dapet kerjaan saya selalu berdoa dan meminta kepada-Nya agar saya diberikan kerjaan yang terbaik menurut - Nya, bulan desember 2015 tepat jam 9 an setelah saya selesai melaksanakan shalat dhuha saya mendapat telpon untuk memasukkan lamaran di sebuah perusahaan pada saat itu lowongan nya untuk bagian keuangan/staf Accounting, dan Alhamdulillah nya saya punya basic Accounting juga Di SMK, walaupun saya cukup minder untuk melamar disitu karena saya cuma lulusan SMK namun Allah Maha Baik, setelah saya ikut tes Alhamdulillah saya di terima, Januari 2016 saya sudah bekerja. Saya percaya dengan kekuatan doa karena saya yang pada saat itu hanya melamar sebagai operator produksi karena ijazah saya yang hanya SMK tak kunjung juga mendapat kan pekerjaan. Namun dibalik semuanya ternyata Allah telah menyiapkan pekerjaan yang lebih baik untuk saya. Terus lah berdoa dan berikhtiar karena yakinlah bahwa Allah mendengar nya. Dan suatu saat jika tiba lah waktu yang tepat menurut Nya pasti doa kita akan dikabulkan. Dan Inilah kisah doa yang dikabulkan oleh Allah SWT.





Saya hanya ingin berbagi dan mengingatkan kalo Allah itu Maha Adil, Maha Rahman Rahim, Maha mengabulkan do'a.  Ceritanya ini saya baru sadar setelah hampir 2 tahun ini dingatkan, ditarik terus-terusan agar mendekat pada Allah meski penuh dengan cucuran air mata. Jungkir balik ga karuan.
Ceritanya dimulai dari 2 tahun lalu saat awal saya menikah di usia yang cukup terlambat, 37 tahun. Selama ini banyak yang melamar tapi entah kenapa mesti saya tolak, meskipun bisa dibilang mereka cukup baik dan mapan. Lha... kok ketika bertemu suami saya ini baru ketemu sekali langsung cocok. Tidak ada proses pacaran, satu bulan kemudian dilamar ke orang tuaku, 1 bulan berikutnya lamaran, 1 bulan berikutnya akad nikah. Bahkan sampai akad nikah pun saya tidak tahu rumahnya.

Baru setelah menikah saya dibawa ke rumah ortunya. Satu bulan berlalu, dimulailah babak kehidupan saya yang menguras air mata tapi juga yang sangat saya syukuri karena dengan itu Allah berkenan membuka banyak ilmunya kepada saya. Pelajaran pertama ; Allah mengabulkan semua do'a yang kita minta, baik yang terucap lisan atau dalam hati. Do'a yang kita ucapkan dengan sungguh2 atau hanya main2 saja. Do'a orang2 yang sengaja atau tidak sengaja kita sakiti.
Waktu itu baru saya ingat ketika masih SMA pernah bercanda sama teman2 kelak ingin menikah dengan orang seperti apa, ternyata Allah mengabulkannya. Allah ngasih saya suami yang persis seperti yang saya inginkan waktu itu. Sakit hati yang saya rasakan ( maaf saya tidak ceritakan detilnya, biar jadi rahasia saya sama Allah) mungkin ini adalah doa orang yang tidak sengaja saya sakiti beberapa belas tahun lalu. Karena klo saya ingat2 kejadian yang menimpa saya ini tidak jauh beda dengan apa yang saya lakukan pada orang yang saya sakiti tersebut. Meski saya tidak sengaja menyakitinya. Sekarang saya dibalas juga merasakan sakit yang sama. Karena itu doakan saja yang baik2, meski pada orang yang sudah sangat menyakiti kita, Allah Maha Mengabulkan. Episode tidak berhenti sampai di situ. Karena suami merasa sudah terlalu lama bekerja dan merasa mampu untuk mandiri, akhirnya kami bertekad untuk usaha sendiri. Dan kesalahan terbesarnya adalah modal awalnya dari hutang ke bank alias RIBA. Ditambah lagi aset untuk usaha juga pake leasing.

Wes top markotop dah. ( waktu itu belum ngeh bener soal riba). Klo hitung2an manusia Insya Allah untuk urusan cicilan & tetek bengek bisa tercukupi dari hasil usaha. Tapi hitungan Allah lain. Apalagi dalam setiap doa saya selalu minta rizky yang halalan, thoyyiban mubarokah.
Jadilah...wassalam ada saja kejadian yang membuat usaha berantakan. Mulai dari kehilangan, asek rusak ga ada sebab, dll. Dalam setahun yang habislah sudah, aset terjual dan hanya menyisakan hutang. Dalam keadaan yang luar biasa ini satu2nya tempat meminta hanya Allah. Saya yakin seyakin yakinnya Allah Maha Pengampun, Pengasih, teramat sayang malah pada hambanya meski terus2an melakukan kesalahan dan dosa. Berdoalah terus yang baik2, meski tidak mesti dikabulkan sekarang. Allah paling tahu apa & kapan saat yang pas buat dikabulkanya doamu.
Selama dikehendaki masih hidup, pasti Allah mencukupi. Seperti beberapa bulan ini, pernah saya ga pegang uang sama sekali, tapi masih tetap bisa makan. Ada saja yang mengirim, entah itu makanan atau kebutuhan pokok lain. Percaya saja sama Allah pasti mencukupi dan tentu saja pantaskan diri jadi hamba Allah dan terus berusaha memaksimalkan kemampuan kita, wong kita sudah diberi akal. Apa gunanya klo ga dipake. Gunakan jasad kita utk mensyukuri semua karunia Allah.
Walah...malah jadi ngelantur. Maaf ya...hehehe
Mohon doanya saja ya buat yang sudah capek2 baca ini, supaya kami segera dibebaskan Allah dari jeratan riba. Dan saya doakan juga semuanya selalu dalam barakah dan ridhonya Allah.
Allah Maha mengabulkan doa hambanya yang senantiasa bersabar dan tawakal.





Saya mau cerita ya mas.
saya ketika sebelun menikah di diagnosa oleh dokter ada adenomyiosis dan struma nodosa yang kata dokternya itu akan menyulitkan saya untuk hamil kelak.
Dan setelah menikah hingga memasuki usia pernikahan 2 tahun tanda 2 kehamilan itu belum juga ada. saya mulai cemas, sering menangis & sering minder kalau lagi ngumpul sama keluarga.
Ditambah dengan pertanyaan2 yang membuat saya semakin baper.
segala pengobatan sudah saya lakukan, mulai dari kusuk perut, minum ramuan2 tradisional, hingga ke dokter spesialis sudah saya kunjungi. Hasilnya nihiiilll, saya tak kunjung hamil.
Hingga suatu hari kakak saya memberi saran, kalau mau punya anak ya minta sama yang berhak memberi. Minta sama Allah Swt bukan sama manusia.
Mulai saat itu saya ubah cara saya berikhtiar, semua pengobatan2 itu saya tinggalkan.
Saya mulai memperbaiki jadwal shalat saya yang selalu lalai.
Saya perbanyak sedekah.
Saya perbanyak shalawat.
Saya perbanyak shalat sunat.
Saya tahajjud.
Saya memohon dengan sangat atau sungguh sungguh.
Saya menangis memohon agar dpantaskan untuk menjadi seorang ibu
Saat itu saya sungguh2 menangis memohon.
Ikhtiar yang seperti itu rutin saya lakukan setiap hari, dan semua ikhtiar itu saya barengi dengan kepasrahan dan keajaiban doa itu pun muncul.
Setelah sekitar sebulanan saya mencoba terus memperbaiki diri, suatu hari saya ikut mengantar suami untuk bekam dan tiba2 mbak yang diklinik itu menawarkan saya akupuntur dan bekam.
Awalnya saya agak malas, tapi ya dari pada bengong nungguin suami akhirnya saya ikut di akupuntur dan bekam lalu saya diberi herbal untuk penyubur.
Alhamdulillah akhir bulan itu saya tidak lagi "halangan" dan iseng saya beli tespack dan hasilnya 2 garis samar. Saya kaget, tangan saya begetar, lisan ini tak henti mengucap syukur Alhamdulillah...saya sujud syukur. Lalu saya ke spog untuk USG kehamilan dan saya dinyatakan positif hamil. Tampak kebahagian dwajah suami saya.
Dan saat dokter lihat riwayat kesehatan saya dokter itu bilang biasanya dengan 2 diagnosa ini akan sangat sulit untuk hamil dan ini mukjizat katanya.
Sejak saat itu saya merubah cara fikir saya, jika ingin sesuatu berdoalah.
Minta sama yang punya kehidupan, lalu berusahalah.
Di dunia ini gak ada yang gak mungkin kalau Allah Swt sudah berkehendak.
Kun fayakun!!!
semoga kisah saya ini menjadi inspirasi buat teman2 yang sedang mendambakan keturunan.
Amiinn. Kisah doa minta cepat dikaruniai anak yang dikabulkan Allah Swt.




Bismillahirrahmanirrahiim.. bermula tahun 2013 saat saya dan suami mulai buka usaha wall decor, modal awal dari pinjaman uang pribadi kakak, saat usaha mulai naik mulai main2 dengan pinjaman bank, awalnya masih bisa bayar cicilan tapi makin lama bisnis mulai sepi dan akhirnya bangkrut menyisakan hutang ratusan juta rupiah. motor kreditan pun ikut raib ditarik dealer. bener2 terpuruk gak punya apa2, barang dagangan habis, gak punya aset apapun. tiap malem pusing mikirin besok siapa lagi ya yang datang nagih utang 😭. sejak itu saya dan suami gak berhenti berdoa berusaha, kami masih punya Allah satu2nya Dzat yang bisa ngasih pertolongan. Dan Alhamdulillah, lahawla walaa quwwata ilabillah, insya Allah semua hutang kami akan lunas bulan ini. siapa yang menyangka Allah memberi kami pertolongan yang tidak pernah kami pikirkan sebelumnya, tanah warisan dari orangtua saya terkena ruas jalan tol dan diganti pemerintah dengan jumlah berkali lipat dari jumlah hutang kami. Allahu akbar....sungguh janji Allah itu nyata bagi mereka yang percaya! disaat saya hampir putus asa, hanya kekuatan doa yang bisa membuat saya bertahan. buat teman2 yang sedang menghadapi masalah apapun, jangan pernah putus asa dan berhenti berdoa, yakinlah suatu hari Allah pasti mengabulkan. Jangan ragu teruslah berdoa dan berusaha.





     Kejadiannya bulan Desember kemarin , waktu itu anakku sakit panas terus tiba tiba kejang, sampai biru, nafas sempat terhenti. Langsung aku, suami dan anak pertama lari cari pertolongan. Padahal dirumah ada motor tapi ga ingat untuk buat nyalain itu motor.
Alhamdulillah di tengah jalan ketemu orang lewat bawa motor ( waktu itu setelah Isya sudah sepi orang, hujan lagi) langsung di stop minta anter ke rumah sakit.
Karena orangnya bawa motor jadi yang naik cuma suami dan anak saya yang kejang.
Saya dan anak yang pertama lari terus sambil berdoa, supaya saya di ijinkan untuk mengemban amanat-Nya. Alhamdulillah ada angkot lewat, naiklah saya dan anak saya, sampai dirumah sakit buka dompet Alloh Robbi uang tinggal satu satunya 5 ribu rupiah, pas buat bayar angkot.
Masuk rumah sakit Alhamdulillah Dede sudah sadar, tapi ternyata rumah sakitnya itu hanya menerima pasien lahiran, akhirnya kami harus pindah rumah sakit, Alhamdulillah tetangga datang bawa mobil siap mengantar kami kerumah sakit yang lain.
Waktu masuk rumah sakit.  Saya pasrah saya dan suami ga megang uang se sen pun.
Sempat terpikir dari mana biaya rumah sakit nya, terus buat makan di rumah sakit nya?
Alhamdulillah saya ga ada pikiran untuk pinjam ke orang, saya menanamkan dalam hati Alloh Maha Kaya, Alloh yang menjamin hidupku.
Di rumah sakit selama 5 hari terus terus berdoa buat kesembuhan Dede dan Alhamdulillah si Dede sembuh,  ada temen walau pun ga pernah ketemu tapi ngirim obat buat Dede dan yang bikin bergetar waktu pulang biaya rumah sakit habis sekitar 3 juta bisa saya bayar cash tanpa hutang, dan buat makan di rumah sakit juga ada, bahkan masih ada yang lebih.
Alhamdulillah the power of do'a. Dan Inilah kisah doa doa yang dikabulkan oleh Allah jika yakin akan kuasa-NYA, Wallahu a'lam bisshowab.

Baca juga kisah yang lainnya KISAH DO'A DO'A YANG DIKABULKAN Bag.31

Postingan terkait: